Arsenal Siap Jamu Bayern Munich

Arsenal tengah bersiap-siap untuk melakoni laga krusial kala kedatangan tamu raksasa Bundesliga Jerman, Bayern Munich dalam partai leg kedua Liga Champions yang akan berlangsung di Emirates Stadium pada tanggal 8 Maret 2017 mendatang.

Arsenal vs Bayern Munich

Arsenal akan menghadapi Bayern Munich di leg kedua Liga Champions

Tentu The Gunners akan bermain all attack mengingat pada laga leg pertama di Allianz Arena pada hari Kamis dinihari 16 Februari 2017 lalu hanya mampu mencetak satu gol dan harus kemasukan lima gol.

Sehingga agregat sementara waktu ini adalah 1-5 untuk keunggulan The Bavarians. Untuk lolos ke fase berikutnya yakni delapan besar, maka tim asuhan Arsene Wenger setidaknya harus mampu mencetak empat gol tanpa harus kebobolan. Atau setidaknya dengan skor yang serupa, dan pertandingan nantinya harus berlanjut ke babak extra time, bahkan adu penalti.

Namun misi tersebut dapat dibilang mustahil. Pasalnya, belum ada satupun tim yang mampu mengembalikkan kedudukan, setelah tertinggal tiga gol atau lebih pada pertemuan pertama. Tetapi dalam dunia sepakbola semua dapat terjadi, dari yang tidak mungkin, bisa terjadi.

Terlebih Munich datang dengan modal yang berharga, dimana tim asuhan Carlo Ancelotti saat ini dalam tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Pasalnya, Lewandowski CS baru saja meraih hasil positif kala menghadapi perlawanan Hamburger dalam lanjutan Bundesliga Jerman matchday 22 akhir pekan lalu. Bahkan, Die Roten secara perkasa melumat delapan gol tanpa balas.

Arsene Wenger Akan Kerahkan Kekuatan Penuh

Partai leg kedua Liga Champions akan kembali tersaji pada tengah pekan minggu depan, dimana giliran Arsenal yang akan bermain di depan para pendukungnya sendiri kala menghadapi perlawanan Bayern Munich. Sementara waktu, The Gunners tertinggal agregat 1-5, setelah secara perkasa Die Roten mempermalukan tamunya pada dua pekan lalu.

Arsene Wenger

Arsene Wenger optimis mengembalikan keadaan kala menghadapi Bayern Munich

Untuk itu, sang manajer Meriam London Arsene Wenger akan mengerahkan kekuatan penuh dan menurunkan para pemain terhebatnya, guna mengembalikan keadaan dan mengunci satu tempat di babak berikutnya.

“Kami mengetahui, bahwa saat ini kami tertinggal agregat yang sangat jauh, yakni selisih empat gol. Namun, kami akan bermain di markas sendiri, dengan dukungan penuh para fans yang selalu setia mendukung kami. Kami akan bermain sekuat tenaga dan mengerahkan semuanya.

“Kami tahu bahwa hal tersebut (mengembalikan agregat 1-5) terlihat mustahil. Tetapi, di dunia ini semua hal dapat terjadi, tak terlepas di dunia sepakbola. Terpenting, kami merasa yakin dapat melakukan hal itu tentu dengan bekerja keras. Hingga pada akhirnya, hal terbaik yang akan kita dapatkan,” ujar Wenger.

Pelatih berkebangsaan Perancis tersebut menambahkan, bahwa saat ini sebagian pemain yang cedera sudah kembali berlatih dan kemungkinan dapat bermain.

“Sebagian pemain kami yang harus menepi lantaran cedera, saat ini sudah dapat kembali bergabung bersama tim. Namun tentu, saya akan berhati-hati untuk memainkannya. Tetapi yang pasti, tim kami diisi oleh pemain-pemain hebat. Jadi, kami merasa optimis,” tutup The Professor.

Carlo Ancelotti: Kami Datang Dengan Modal Berharga

Disisi lain, manajer Bayern Munich Carlo Ancelotti menegaskan bahwa timnya datang ke markas Arsenal dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Ia yakin, bahwa timnya akan mampu menahan serangan agresif dari tim tuan rumah dan keluar sebagai pemenang.

Carlo Ancelotti

Carlo Ancelotti yakin bahwa timnya akan lolos ke babak delapan besar Liga Champions

“Kami siap untuk terbang ke London dan menghadapi Arsenal. Kami datang dengan modal yang berharga pada leg pertama. Dimana saat ini kami unggul agregat dengan selisih yang cukup jauh. Sehingga, kami akan berusaha untuk menahan mereka dan memastikan langkah ke babak selanjutnya,” ujar Carletto.

 

Everton Siap Kalahkan Arsenal Di Goodison Park

Tengah pekan ini, Liga Primer Inggris kembali akan bergulir dan telah memasuki pekan ke 16. Salah satu laga yang akan tersaji yakni, pertandingan antara Everton melawan Arsenal. The Toffees pun sudah siap untuk memenangkan pertandingan tersebut dan memberikan hadiah senyuman bagi para supporternya yang tentu akan memenuhi Stadium Goodison Park.

Everton vs Arsenal

Everton siap kalahkan Arsenal di Goodison Park

Laga pekan ke 16 tersebut, akan dilangsungkan pada tanggal 14 Desember 2016 dan dimulai pada pukul 02.45 WIB. Pertandingan hari Rabu dinihari nanti, diprediksi akan berjalan sengit. Mengingat kubu tuan rumah tengah terluka dan sang tamu yang ingin berencana kembali mengkudeta rival sekotanya, Chelsea di puncak klasemen.

Dalam lima pertandingan terakhir yang dilakoni oleh Baines CS, tak ada satu laga pun yang berhasil dimenangkan. Mereka takluk dengan skor 5-0 saat bertandang ke Stamford Bridge, markas Chelsea. Setelah itu, mereka hanya mampu bermain imbang di markas sendiri saat melawan Swansea City dengan skor 1-1.

Pertandingan ketiga kembali mereka harus menelan pil pahit, setelah Southampton berhasil keluar sebagai pemenang dengan skor tipis, 1-0. Lagi-lagi mereka harus bermain imbang, kala menjamu Manchester United di kandang sendiri. Dalam laga terakhir, The Toffes harus kembali merasakan kekalahan dengan skor 3-2, kala bertandang ke markas Watford.

Sehingga, tren negatif tersebut tentu akan berusaha mereka hentikan dan berencana untuk memenangkan pertandingan melawan The Gunners pada hari Rabu dinihari nanti. Tentu demi memperbaiki urutan mereka di klasemen. Sejauh ini, Everton berhasil mengumpulkan 20 poin dan bertengger di posisi ke 9 dalam tabel klasemen.

Namun, kubu tamu juga akan mengincar kemenangan, demi dapat merebut kembali puncak klasemen yang saat ini masih di klaim oleh Chelsea. Arsenal berada di urutan kedua dengan raihan 34 poin. Hanya berjarak tiga poin saja dari sang rival. The Gunners hanya merasakan kekalahan sekali saja, kala bersua Liverpool dalam laga pembuka Liga Inggris. Setelah itu, Sanchez CS tak lagi menelan pil pahit dan mencatatkan 14 laga di ajang domestik dengan rekor tak terkalahkan.

Prediksi Line Up Everton vs Arsenal

Demi meraih kemenangan, pelatih Everton, Ronald Koeman tentu akan menurunkan para pemain terbaiknya. Demikian juga dengan manajer Arsenal, Arsene Wenger yang mengandalkan pemain berkualitas yang dimilikinya.

Stadium Goodison Park

Goodison Park menjadi venue laga antara Everton melawan Arsenal

Koeman menerapkan formasi 4-5-1, dengan Romelu Lukaku sebagai ujung tombak, yang diharapkan mampu kembali mencetak gol, setelah melakukan brance pada pertandingan terakhir melawan Watford. Deulofeu, McCarthy, Mirallas, Gueye dan Barry akan berbagi peran di lini tengah dan diharapkan mampu memenangkan pertarungan di area tersebut.

Coleman, Jagielka, Williams dan sang kapten Baines akan mengisi lini pertahanan. Diharapkan, dapat menahan gemburan sang lawan. Urusan penjaga gawang, Stekelenburg tetap menjadi pilihan utama untuk menjaga dibawah mistar gawang.

Wenger, kembali menurunkan Alexis Sanchez sebagai striker utama dalam formasi 4-2-3-1. Chamberlain, Ozil dan Walcott berperan di lini tengah demi membantu dalam lini serang. Sementara Coquelin akan berduet dengan Xhaka dalam posisi gelandang bertahan. Bellerin, Paulista, Koscielny dan Monreal mengisi lini pertahanan. Petr Cech tetap akan menjaga gawang dari kebobolan.

Koeman: Memutus Tren Negatif

Pelatih Everton, Ronald Koeman mengungkapkan bahwa timnya sudah siap untuk memutuskan tren negatif dalam lima pertandingan terakhir. Dimana The Toffes belum mampu keluar sebagai pemenang dan merasakan tiga kali kalah serta dua sisanya berakhir imbang. “Saatnya kembali ke jalur kemenangan dan memutus tren negatif ini,” ujar Koeman.

Ronald Koeman

Ronald Koeman meyakini timnya mampu mengalahkan Arsenal dan memutus tren negatif

Mantan pelatih Southampton, menambahkan bahwa cukup sulit mengalahkan Arsenal yang saat ini berada dalam kepercayaan diri yang tinggi. Namun dirinya tetap optimis akan menaklukkan Meriam London di depan para pendukungnya sendiri. “Mereka (Arsenal) memiliki kepercayaan diri yang tinggi, berkat 14 laga tak terkalahkan di liga domestik. Tetapi, kita bermain di depan para supporter, tentu akan mampu mengalahkan mereka dan meraih poin penuh,” tutup Koeman.

Arsenal Siap Ambil Alih Puncak Klasemen Grup A

Arsenal siap untuk mengambil alih puncak klasemen sementara grup A Liga Champions yang saat ini di klaim oleh Paris Saint Germain. Meriam London akan bertandang ke Stadion Jakob Park, markas Basel dalam laga terakhir di fase kualifikasi grup A. Laga yang akan dihelat pada tanggal 7 Desember 2016 pukul 02.45 atau Rabu dinihari nanti, tim asuhan Arsene Wenger berambisi untuk meraih kemenangan, agar keluar sebagai juara grup.

Basel vs Arsenal

Theo Walcott berhasil menyetak gol pada pertemuan pertama

Saat ini, The Gunners berada di posisi kedua dengan perolehan 11 poin, yang dihasilkan dari tiga hasil sempurna dan dua sisanya berakhir dengan imbang. Begitu pula dengan sang pemuncak klasemen, Les Parisiens yang sama-sama mengumpulkan 11 poin dari hasil pertandingan yang juga sama. Kedua klub tersebut pun sudah dipastikan lolos ke fase gugur, lantaran peringkat ketiga dan keempat yang dihuni oleh Ludogores dan Basel hanya mampu masing-masing meraih dua poin saja.

Namun peluang klub yang bermarkas di Emirates Stadium itu akan mengalami sedikit kesulitan. Lantaran PSG hanya melawan wakil Bulgaria saja, yang dimana pertandingan tersebut dilangsungkan di Parc des Princes. Tentu jika wakil Perancis tersebut memenangkan laga tersebut, otomatis keluar sebagai juara grup A, walau Arsenal juga meraih hasil positif. Tak hanya itu, Basel juga akan berusaha meraih poin penuh agar dapat berkancah di kejuaraan Europa.

Arsene Wenger Optimis Arsenal Juara Grup A

Arsenal sudah dipastikan lolos ke fase gugur Liga Champions. Namun hal tersebut tak sepenuhnya membuat sang pelatih, Arsene Wenger merasa senang. Dirinya mengincar juara grup agar memudahkan laga di tahap selanjutnya. The Professor pun optimis bahwa timnya mampu mengalahkan Basel dalam lanjutan fase grup.

Arsene Wenger

Arsene Wenger saat konferensi pers jelang laga Basel vs Arsenal

Meriam London berada di urutan kedua dengan poin yang sama dengan Paris Saint Germain yang duduk di puncak klasemen. The Gunners hanya kalah head to head, dimana Sanchez CS hanya mampu membuat gol satu saja kala bertandang ke markas PSG. Sedangkan, Cavani CS berhasil membukukkan dua gol ke gawang yang kala itu dikawal oleh David Ospina.

Juara grup di kejuaraan antar klub di daratan eropa memang memiliki sejumlah keunggulan. Diantaranya yakni, pertandingan leg kedua di lakukan di markas sendiri. Selain itu, terhindar dari juara-juara masing-masing grup, seperti grup C yang di klaim oleh Barcelona, maupun grup D oleh Atletico Madrid.

Arsene Wenger sangat optimis para pemainnya dapat menampilkan permainan terbaiknya dan pulang dengan raihan poin penuh. Terlebih lagi saat ini tingkat kepercayaan diri mereka sangat tinggi, setelah berhasil menghembaskan perlawanan West Ham United dengan skor 1-5. Bahkan, manajer asal Perancis tersebut mengungkapkan bahwa laga tandang terasa lebih baik.

Basel Mengkhawatirkan Kedatangan Arsenal

Arsenal akan bertandang ke Stadion Jakob Park untuk melawan Basel dalam laga pamungkas penyisihan grup A. The Gunners pun datang untuk meraih poin sempurna agar dapat keluar sebagai juara grup. Sehingga hal tersebut membuat sang pelatih, Urs Fischer merasa khawatir.

Urs Fischer

Urs Fischer merasa khawatir akan kedatangan Arsenal

Manajer berkebangsaan Swiss mengungkapkan bahwa Arsenal saat ini bermain sangat efesien dan mengkhawatirkan timnya akan menjadi bulan-bulanan sama seperti yang terjadi kepada West Ham United. “Saya melihat pertandingan terakhir mereka dan hasilnya sangat menakjubkan. Mereka bermain begitu efektif. Hal itu pasti membuat lawan merasa cemas,” ujar Fischer.

Fischer menambahkan, walau bermain melawan tim yang tengah berada dalam kepercayaan tinggi, dirinya yakin mampu memanfaatkan peluang yang tercipta dan meraih tiga poin. “Kita melawan tim yang saat ini begitu percaya diri. Namun, kita akan menciptkan sejumlah peluang demi meraih kemenangan. Tantangan kami terasa cukup ringan dengan adanya supporter yang datang. Tak seperti Ludogores yang harus bermain di markas tim besar,” tutup manajer yang kini berusia 50 tahun tersebut.