Lazio vs Fiorentina, Perbaiki Klasemen

Laga antara Lazio melawan Fiorentina akan tersaji di Stadio Olimpico, pada tanggal 19 Desember 2016 pukul 02.45 WIB. Laga tersebut merupakan matchday 17 Serie A. Kedua tim sama-sama mengincar kemenangan, demi dapat memperbaiki posisi mereka di tabel klasemen sementara.

Lazio vs Fiorentina

Lazio vs Fiorentina menghiasi giornata 17 Serie A

Saat ini, Biancocelesti menempati posisi kelima dengan berhasil meraih angka sebanyak 31 poin. Dimana didapatkan dari sembilan kali kemenangan, empat kali meraih hasil imbang dan harus menelan tiga kekalahan. Satu dari ketiga kekalahan tersebut didapatkan pada dua pekan yang lalu, dimana Immobile CS harus takluk di hadapan para pendukungnya sendiri saat melawan AS Roma dalam laga bertajuk Derby Della Capitale dengan skor 0-2.

Viola sendiri, dari 16 laga yang telah dilakoni, sebanyak 7 hasil meraih poin sempurna, lima berakhir dengan kedudukan imbang dan empat harus menelan pil pahit, harus puas bertengger di urutan ketujuh dalam tabel klasemen dengan raihan 26 poin. Kekalahan keempat, justru didapatkan dalam laga terakhir kala berhadapan dengan Genoa yang secara mengejutkan mampu mengalahkan sejumlah tim-tim besar. AC Milan dan sang juara bertahan Juventus pun harus takluk ditangan I Rossoblu.

Dengan meraih kemenangan, masing-masing tim mampu memperbaiki posisi mereka. Supaya terus dapat bersaing dalam perebutan gelar juara yang selama empat tahun terakhir di dominasi oleh Juventus. Apabila tuan rumah yang keluar sebagai pemenang, maka posisinya dapat naik dua tingkat dan menggeser Milan (32 poin) serta Napoli yang sama-sama mengumpulkan 31 poin.

Sedangkan, jika sang tamu yang berhasil menaklukkan lawannya. Posisi Fiorentina juga akan naik walau hanya satu tingkat ke urutan keenam. Dimana Atalanta masih mengklaim posisi tersebut dengan perolehan angka sebanyak 28 poin.

Lima Pertemuan Terakhir Antara Lazio Melawan Fiorentina

Berdasarkan lima laga terakhir yang mempertemukan kedua klub. Lazio masih sangat perkasa atas lawannya tersebut. Biancazzurri berhasil memenangkan empat laga, sementara Fiorentina hanya mampu menaklukkan lawannya tersebut sebanyak satu kali saja.

Lazio vs Fiorentina

Lazio masih perkasa atas Fiorentina dalam lima laga terakhir

Pertemuan kedua klub yang berlangsung pada hari Senin dinihari mendatang, merupakan pertemuan ketiga sepanjang tahun 2016 ini. Dimana, pada laga pertama tahun ini yang berlangsung di Stadio Artemio Franchi, Firenze, kubu tuan rumah harus mengakui keperkasaan lawannya. Laga tersebut berakhir dengan skor 1-3. Ketiga dari keempat gol pada laga itu, tercipta di menit menit akhir pertandingan.

Sedangkan laga kedua di tahun 2016 dan merupakan pertemuan terakhir antara kedua tim yang berlangsung di markas Lazio harus berakhir dengan kedudukan 2-4 untuk keunggulan Viola. Padahal, tuan rumah sempat unggul terlebih dahulu pada menit ke dua. Namun, babak pertama usai, skor berubah menjadi 1-3.

Simone Inzaghi vs Paulo Sousa

Masing-masing pelatih dari kedua klub akan menurunkan para skuat terbaiknya, demi keluar sebagai pemenang. Inzaghi siap beradu taktik dengan Sousa diatas lapangan.

Stadio Olimpico Roma

laga Lazio vs Fiorentina akan dihelat di Stadio Olimpico Roma

Inzaghi menerapkan formasi 4-3-3, dengan Felipe Anderson, Ciro Immobile dan Senad Lulic akan berbagi peran di lini serang. Diharapkan ketiganya mampu merobek jala gawang lawan. Tiga gelandang yang bertarung di lini tengah, diperankan oleh Marco Parolo, Lucas Biglia dan Savic.

Empat pemain yang bermain untuk menjaga lini pertahanan, yakni Dusan Basta, Stefan de Vrij, Wallace dan Stefan Radu. Federico Marchetti dipercaya menjaga dibawah mistar gawang.

Soussa tak merubah skema permainannya ketika berhasil mengalahkan Genoa pada pekan lalu. Formasi 4-3-3 akan kembali diterapkan dan tiga penyerang yang akan berbagi peran di lini depan adalah Bernaddeschi, Zarate dan Milic. Tiga gelandang untuk menopang lini serang maupun pertahanan, diisi oleh Vecino, Badelj dan Sanchez. Salcedo, Rodriguez, Astori dan Olivera pada lini belakang dan Tatarusanu sebagai penjaga gawang.

Crotone vs Pescara, Pertarungan Zona Degradasi

Serie A pekan ke 16 akan diwarnai dengan laga antara Crotone melawan Pescara. Kedua klub tersebut akan bertarung di Stadio Ezio Scida, pada hari Minggu, 11 Desember 2016 dan akan kick off pada pukul 00.00 WIB. Tentu pertandingan ini akan berjalan dengan menarik dan diprediksi akan sangat ketat. Mengingat masing-masing klub saat ini berada di zona degradasi.

Crotone vs Pescara

laga antara Crotone vs Pescara, pertarungan zona degradasi

Kubu tuan rumah, dalam 15 laga yang dilakoninya, hanya mampu meraih satu kemenangan saja. Sisanya, tiga pertandingan berakhir dengan hasil imbang dan menelan pil pahit sebanyak 11 kali. Sehingga, menempatkan mereka di posisi ke 18 dalam tabel klasemen sementara dengan hanya meraih enam poin saja.

Sementara dari kubu tamu, posisinya memang lebih baik ketimbang lawan yang akan dihadapinya nanti. Namun, mereka juga hanya mampu memenangkan satu kali pertandingan saja dan sisanya, lima laga berakhir dengan skor sama kuat serta mengalami kekalahan sebanyak 9 laga. Dengan demikian, Pescara berhasil mengumpulkan delapan poin dan bertengger satu tingkat diatas Crotone.

Tentu apabila Delfini berhasil keluar sebagai pemenang, maka mereka mampu keluar dari zona merah. Lantaran hanya berjarak dua poin saja dari Empoli yang bertengger di posisi ke 17. Sedangkan jika Pitagorici yang mampu meraih poin sempurna. Mereka akan menggeser posisi sang lawan dan naik satu peringkat serta secara perlahan akan mampu keluar dari jurang degradasi.

Kemungkinan Skuat Antara Crotone vs Pescara

Crotone tentu akan menurunkan para pemain terbaiknya kala menjamu Pescara dalam lanjutan giornata 16, demi meraih kemenangan dan keluar dari zona degradasi. Tentu, Pescara tak akan tinggal diam. Mereka juga mengandalkan pemain terbaiknya, demi pulang dengan membawa tiga poin penuh.

Estadio La Rosaleda

Estadio La Rosaleda meniadi venue laga antara Crotone melawan Pescara

Pelatih Crotone, Davide Nicola menerapkan formasi 4-4-2. Trotta akan berbagi peran bersama Falcinelli di lini serang. Tentu duet mereka diharapkan mampu merobek jala gawang lawan. Empat gelandang yang akan mengisi lini tengah, yakni Stoian, Crisetig, Capezzi dan Rohden.

Lini pertahanan, Ceccherini akan berpasangan dengan Ferrari, demi dapat membendung serangan lawan, yang akan dibantu oleh Rosi di sebelah kanan dan Martella yang berperan di sebelah kiri. Penjaga gawang, sepenuhnya diserahkan oleh Cordaz, yang sudah berpengalaman.

Sementara itu, manajer Pescara, Massimo Oddo akan mengandalkan Pepe di lini serang dalam formasi 4-5-1. Kelima gelandang yang diperankan demi membantu lini serang maupun lini belakang, akan diisi oleh Caprari, Verre, Brugman, Memushaj dan Ahmed Benali.

Untuk menahan gempuran lawan, sang pelatih menurunkan Gyomber yang berduet dengan Fornasier di lini pertahanan. Bek kanan diperankan oleh Zampano dan di sebelah kiri diisi oleh Biraghi. Urusan kiper, Bizzari akan dipercaya kembali menjaga gawang dari kebobolan.

Lima Pertandingan Terakhir Crotone vs Pescara

Berdasarkan catatan dari lima pertemuan terakhir antara Crotone melawan Pescara, tak pernah berakhir dengan skor imbang. Kubu tuan rumah mencatatkan dua kemenangan dan sisanya, tiga kemenangan harus diraih oleh sang tamu. Pertemuan terakhir, Delfini harus takluk di markas Pitagorici dengan skor yang cukup meyakinkan, yakni 4-2.

Crotone vs Pescara

Pescara lebih diunggulkan saat melawan Crotone pada akhir pekan nanti

Sementara dalam laga terakhir yang dilakoni oleh tim asuhan Davide Nicola, harus menelan pil pahit. Kekalahan tersebut diderita saat bertandang ke San Siro Stadium, markas AC Milan. Laga harus berakhir dengan skor 2-1 untuk keunggulan i Rossoneri.

Sedangkan pertandingan terakhir yang dilalui Delfini. Tim asuhan Massimo Oddo terpaksa ditahan imbang oleh tamunya, Cagliari. Laga yang dihelat Stadio Adriatico-Giovanni Cornacchia, berakhir dengan skor 1-1.

Inter Takluk Ditangan Napoli

Internazionale harus mengakui kehebatan Napoli dalam lawatannya ke Stadio San Paolo untuk menjalani giornata ke 15 Serie A. Laga tersebut berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan tuan rumah. Dengan kemenangan ini, membuat posisi Partenopei naik ke peringkat ke empat dengan raihan 28 poin dan berjarak cukup jauh dari sang pemuncak klasemen yang masih diklaim oleh Juventus dengan perolehan 36 poin. Sedangkan kekalahan yang diderita oleh il Nerazzurri, membuat posisinya turun ke urutan ke 10 dengan berhasil mengumpulkan 21 poin dari 15 pertandingan yang telah dilakoninya.

Napoli vs Inter

Pertandingan Napoli vs Inter yang berkesudahan dengan skor 3-0

Laga baru berjalan dua menit, kubu tuan rumah langsung unggul 0-1 berkat gol yang diciptakan oleh Piotr Zielinski. Pemain asal Polandia tersebut berhasil memanfaatkan umpan Jose Callejon di dalam kotak penalti. Tak terkawal, pemain dengan nomor punggung 20 itu menyontek bola ke arah kanan gawang yang tak berhasil di antisipasi oleh Handanovic.

Papan skor kembali berubah menjadi 2-0 hanya berselang tiga menit saja dari gol pertama. Pemain yang baru saja mencetak gol pembuka, kini berkontribusi pada terciptanya gol kedua. Zielinski berhasil mengirimkan umpan terobosan kepada Marek Hamsik yang lolos dari jebakan offisede. Dengan akselerasi tinggi, Hamsik berlari ke arah gawang dan dengan tendangan keras kaki kirinya, bola meluncur deras ke gawang lawan.

Skor 2-0 untuk keunggulan Napoli bertahan hingga babak pertama. Di babak kedua, Stefano Pioli mengganti Banega dengan Martins guna dapat memenangkan pertarungan di lini tengah. Namun sayang, papan skor kembali berubah menjadi 3-0. Lorenzo Insigne menjadi pencetak gol ketiga pada laga ini. Pemain yang bermain di posisi kiri itu berhasil menciptakan gol melalui sontekan kaki kirinya yang melambuh ke arah kanan (jika dilihat dari arah area permainan Napoli) gawang lawan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Inter tak mampu menyarangkan satu gol pun ke gawang yang dikawal oleh mantan kiper Liverpool, Pepe Reina. Alhasil, pertandingan yang dipimpin oleh Nicola Rizzoli berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Kata Pelatih Napoli Setelah Meraih Kemenangan Melawan Inter

Napoli berhasil menaklukkan Inter di hadapan para supporternya dengan skor 3-0 dalam lanjutan Serie A pekan ke 15. Gol diciptakan oleh Zielinski pada menit ke dua dan digandakan oleh Hamsik tiga menit berselang. Insigne menutup pesta gol timnya di Stadio San Paolo.

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri saat memberikan instruksi para pemainnya

Pelatih Maurizio Sarri mengungkapkan bahwa penampilan anak asuhnya pada laga melawan Sassuolo pada pekan lalu yang berakhir dengan skor 1-1 justru lebih baik ketimbang saat meraih kemenangan telak saat berhadapan dengan Inter. “Mungkin kami sedikit beruntung. Saya pun tidak mengetahui pasti mengenai faktor kemenangan 3-0 ini. Apakah karena kami lebih determinan ataukah terdapat faktor lainnya.  Berbeda ketika kami melawan Sassuolo, kami tampil sangat baik. Namun memang malam ini kami tampil lebih semangat dan dapat memaksimalkan peluang yang ada,” ungkap Sarri.

Pioli: Inter Tidak Tampil Seperti Biasanya

Manajer Inter, Stefano Pioli mengakui bahwa timnya tidak menampilkan permainan terbaiknya. “Saya akui, bahwa kami tidak tampil sebagaimana mestinya. Dua gol yang tercipta di menit-menit awal, sedikit meruntuhkan mental kami. Namun, kami terus menunjukkan kualitas yang kita miliki, walau hasilnya di babak kedua kita kembali kebobolan,” ujar Pioli.

Stefano Pioli

Stefano Pioli merasa kecewa atas kekalahan yang diderita timnya

Mantan pelatih Lazio tersebut menambahkan, bahwa kekalahan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga. “Tentu kekalahan ini menjadi pelajaran untuk kami, demi terus memperbaiki tim. Kembali fokus untuk laga selanjutnya,” tambah Pioli.