Arsenal Siap Ambil Alih Puncak Klasemen Grup A

Arsenal siap untuk mengambil alih puncak klasemen sementara grup A Liga Champions yang saat ini di klaim oleh Paris Saint Germain. Meriam London akan bertandang ke Stadion Jakob Park, markas Basel dalam laga terakhir di fase kualifikasi grup A. Laga yang akan dihelat pada tanggal 7 Desember 2016 pukul 02.45 atau Rabu dinihari nanti, tim asuhan Arsene Wenger berambisi untuk meraih kemenangan, agar keluar sebagai juara grup.

Basel vs Arsenal

Theo Walcott berhasil menyetak gol pada pertemuan pertama

Saat ini, The Gunners berada di posisi kedua dengan perolehan 11 poin, yang dihasilkan dari tiga hasil sempurna dan dua sisanya berakhir dengan imbang. Begitu pula dengan sang pemuncak klasemen, Les Parisiens yang sama-sama mengumpulkan 11 poin dari hasil pertandingan yang juga sama. Kedua klub tersebut pun sudah dipastikan lolos ke fase gugur, lantaran peringkat ketiga dan keempat yang dihuni oleh Ludogores dan Basel hanya mampu masing-masing meraih dua poin saja.

Namun peluang klub yang bermarkas di Emirates Stadium itu akan mengalami sedikit kesulitan. Lantaran PSG hanya melawan wakil Bulgaria saja, yang dimana pertandingan tersebut dilangsungkan di Parc des Princes. Tentu jika wakil Perancis tersebut memenangkan laga tersebut, otomatis keluar sebagai juara grup A, walau Arsenal juga meraih hasil positif. Tak hanya itu, Basel juga akan berusaha meraih poin penuh agar dapat berkancah di kejuaraan Europa.

Arsene Wenger Optimis Arsenal Juara Grup A

Arsenal sudah dipastikan lolos ke fase gugur Liga Champions. Namun hal tersebut tak sepenuhnya membuat sang pelatih, Arsene Wenger merasa senang. Dirinya mengincar juara grup agar memudahkan laga di tahap selanjutnya. The Professor pun optimis bahwa timnya mampu mengalahkan Basel dalam lanjutan fase grup.

Arsene Wenger

Arsene Wenger saat konferensi pers jelang laga Basel vs Arsenal

Meriam London berada di urutan kedua dengan poin yang sama dengan Paris Saint Germain yang duduk di puncak klasemen. The Gunners hanya kalah head to head, dimana Sanchez CS hanya mampu membuat gol satu saja kala bertandang ke markas PSG. Sedangkan, Cavani CS berhasil membukukkan dua gol ke gawang yang kala itu dikawal oleh David Ospina.

Juara grup di kejuaraan antar klub di daratan eropa memang memiliki sejumlah keunggulan. Diantaranya yakni, pertandingan leg kedua di lakukan di markas sendiri. Selain itu, terhindar dari juara-juara masing-masing grup, seperti grup C yang di klaim oleh Barcelona, maupun grup D oleh Atletico Madrid.

Arsene Wenger sangat optimis para pemainnya dapat menampilkan permainan terbaiknya dan pulang dengan raihan poin penuh. Terlebih lagi saat ini tingkat kepercayaan diri mereka sangat tinggi, setelah berhasil menghembaskan perlawanan West Ham United dengan skor 1-5. Bahkan, manajer asal Perancis tersebut mengungkapkan bahwa laga tandang terasa lebih baik.

Basel Mengkhawatirkan Kedatangan Arsenal

Arsenal akan bertandang ke Stadion Jakob Park untuk melawan Basel dalam laga pamungkas penyisihan grup A. The Gunners pun datang untuk meraih poin sempurna agar dapat keluar sebagai juara grup. Sehingga hal tersebut membuat sang pelatih, Urs Fischer merasa khawatir.

Urs Fischer

Urs Fischer merasa khawatir akan kedatangan Arsenal

Manajer berkebangsaan Swiss mengungkapkan bahwa Arsenal saat ini bermain sangat efesien dan mengkhawatirkan timnya akan menjadi bulan-bulanan sama seperti yang terjadi kepada West Ham United. “Saya melihat pertandingan terakhir mereka dan hasilnya sangat menakjubkan. Mereka bermain begitu efektif. Hal itu pasti membuat lawan merasa cemas,” ujar Fischer.

Fischer menambahkan, walau bermain melawan tim yang tengah berada dalam kepercayaan tinggi, dirinya yakin mampu memanfaatkan peluang yang tercipta dan meraih tiga poin. “Kita melawan tim yang saat ini begitu percaya diri. Namun, kita akan menciptkan sejumlah peluang demi meraih kemenangan. Tantangan kami terasa cukup ringan dengan adanya supporter yang datang. Tak seperti Ludogores yang harus bermain di markas tim besar,” tutup manajer yang kini berusia 50 tahun tersebut.

Inter Takluk Ditangan Napoli

Internazionale harus mengakui kehebatan Napoli dalam lawatannya ke Stadio San Paolo untuk menjalani giornata ke 15 Serie A. Laga tersebut berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan tuan rumah. Dengan kemenangan ini, membuat posisi Partenopei naik ke peringkat ke empat dengan raihan 28 poin dan berjarak cukup jauh dari sang pemuncak klasemen yang masih diklaim oleh Juventus dengan perolehan 36 poin. Sedangkan kekalahan yang diderita oleh il Nerazzurri, membuat posisinya turun ke urutan ke 10 dengan berhasil mengumpulkan 21 poin dari 15 pertandingan yang telah dilakoninya.

Napoli vs Inter

Pertandingan Napoli vs Inter yang berkesudahan dengan skor 3-0

Laga baru berjalan dua menit, kubu tuan rumah langsung unggul 0-1 berkat gol yang diciptakan oleh Piotr Zielinski. Pemain asal Polandia tersebut berhasil memanfaatkan umpan Jose Callejon di dalam kotak penalti. Tak terkawal, pemain dengan nomor punggung 20 itu menyontek bola ke arah kanan gawang yang tak berhasil di antisipasi oleh Handanovic.

Papan skor kembali berubah menjadi 2-0 hanya berselang tiga menit saja dari gol pertama. Pemain yang baru saja mencetak gol pembuka, kini berkontribusi pada terciptanya gol kedua. Zielinski berhasil mengirimkan umpan terobosan kepada Marek Hamsik yang lolos dari jebakan offisede. Dengan akselerasi tinggi, Hamsik berlari ke arah gawang dan dengan tendangan keras kaki kirinya, bola meluncur deras ke gawang lawan.

Skor 2-0 untuk keunggulan Napoli bertahan hingga babak pertama. Di babak kedua, Stefano Pioli mengganti Banega dengan Martins guna dapat memenangkan pertarungan di lini tengah. Namun sayang, papan skor kembali berubah menjadi 3-0. Lorenzo Insigne menjadi pencetak gol ketiga pada laga ini. Pemain yang bermain di posisi kiri itu berhasil menciptakan gol melalui sontekan kaki kirinya yang melambuh ke arah kanan (jika dilihat dari arah area permainan Napoli) gawang lawan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, Inter tak mampu menyarangkan satu gol pun ke gawang yang dikawal oleh mantan kiper Liverpool, Pepe Reina. Alhasil, pertandingan yang dipimpin oleh Nicola Rizzoli berakhir dengan skor 3-0 untuk keunggulan tuan rumah.

Kata Pelatih Napoli Setelah Meraih Kemenangan Melawan Inter

Napoli berhasil menaklukkan Inter di hadapan para supporternya dengan skor 3-0 dalam lanjutan Serie A pekan ke 15. Gol diciptakan oleh Zielinski pada menit ke dua dan digandakan oleh Hamsik tiga menit berselang. Insigne menutup pesta gol timnya di Stadio San Paolo.

Maurizio Sarri

Maurizio Sarri saat memberikan instruksi para pemainnya

Pelatih Maurizio Sarri mengungkapkan bahwa penampilan anak asuhnya pada laga melawan Sassuolo pada pekan lalu yang berakhir dengan skor 1-1 justru lebih baik ketimbang saat meraih kemenangan telak saat berhadapan dengan Inter. “Mungkin kami sedikit beruntung. Saya pun tidak mengetahui pasti mengenai faktor kemenangan 3-0 ini. Apakah karena kami lebih determinan ataukah terdapat faktor lainnya.  Berbeda ketika kami melawan Sassuolo, kami tampil sangat baik. Namun memang malam ini kami tampil lebih semangat dan dapat memaksimalkan peluang yang ada,” ungkap Sarri.

Pioli: Inter Tidak Tampil Seperti Biasanya

Manajer Inter, Stefano Pioli mengakui bahwa timnya tidak menampilkan permainan terbaiknya. “Saya akui, bahwa kami tidak tampil sebagaimana mestinya. Dua gol yang tercipta di menit-menit awal, sedikit meruntuhkan mental kami. Namun, kami terus menunjukkan kualitas yang kita miliki, walau hasilnya di babak kedua kita kembali kebobolan,” ujar Pioli.

Stefano Pioli

Stefano Pioli merasa kecewa atas kekalahan yang diderita timnya

Mantan pelatih Lazio tersebut menambahkan, bahwa kekalahan ini menjadi pelajaran yang sangat berharga. “Tentu kekalahan ini menjadi pelajaran untuk kami, demi terus memperbaiki tim. Kembali fokus untuk laga selanjutnya,” tambah Pioli.

Akhir Pekan, Semua Mata Tertuju Pada Laga El Clasico

Divisi Primera Spanyol akan menjadi tujuan utama para penikmat sepakbola pada akhir pekan ini. Bagaimana tidak, laga antara Barcelona melawan Real Madrid akan mewarnai jornada ke 14 Liga Spanyol. El Clasico jilid pertama pada tahun ini akan tersaji di Camp Nou pada tanggal 3 Desember 2016. Kick Off akan dimulai pada pukul 22.15 WIB.

Saat ini, kubu tuan rumah berada di bawah sang rival dalam tabel klasemen. Tim asuhan Luis Enrique bertengger di urutan kedua dengan raihan 27 poin. Dengan catatan, berhasil meraih poin sempurna sebanyak delapan kali, tiga laga berakhir dengan imbang dan harus menelan kekalahan sebanyak dua kali.

El Clasico

Laga El Clasico akan dimulai dengan mengheningkan cipta

Sementara dari kubu tamu, dalam 13 pertandingan yang sudah dilalui. El Real belum pernah merasakan kekalahan dan berhak menjadi pemuncak klasemen sementara dengan perolehan 33 poin, atau berjarak cukup aman yakni 6 poin dari pesaing terdekatnnya yang akan dihadapi pada akhir pekan nanti.

Sejauh ini, tim asuhan Zinedine Zidane berhasil memenangkan laga sebanyak 10 pertandingan dan hanya merasakan tiga hasil imbang saja. Tentu, Zizou akan membawa misi tak terkalahkan ketika mengahadapi rival abadinya di Camp Nou. Demi menguatkan posisinya di puncak klasemen.

Sebaliknya, jika Cules berhasil menaklukkan lawannya tersebut di hadapan para pendukungnya sendiri. Akan memberikan pil pahit pertama Real Madrid pada musim ini dan menempel terus El Real di tabel klasemen.

Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo

El Clasico tak hanya mempertemukan dua klub terbaik di daratan Spanyol saja. Tetapi juga persaingan antara dua mega bintang dari masing-masing klub, Lionel Messi melawan Cristiano Ronaldo. Kedua pemain tersebut dapat menjadi pembeda di laga yang akan berlangsung di Camp Nou, Barcelona tersebut.

Lionel Messi vs Cristiano Ronaldo

Lionel Messi akan adu tajam dengan Cristiano Ronaldo

Sejauh ini, El Messiah menjadi penyerang paling banyak yang menciptakan gol diantara para penyerang kedua klub yang akan bertanding akhir pekan nanti. Bahkan, gawang El Real menempati urutan ketiga untuk klub yang paling sering dibobol oleh King Leo. Messi mencatatkan 21 gol ke gawang Real Madrid dan menyumbang 13 assist dalam partisipasinya di laga El Clasico.

Jumlah gol yang berhasil disarangkan ke gawang rivalnya tersebut jika dirincikan yakni, 14 gol tercipta di ajang La Liga Spanyol, 5 gol di turnamen Supercopa Spanyol dan dua gol sisanya diciptakan kala bersua di Liga Champions. Spesialnya, La Pulga berhasil menorehkan dua hattrick kala berhadapan Los Blancos pada bulan Maret 2007 dan Maret 2013. Messi menjadi satu-satunya pemain yang paling banyak menciptakan hattrick dalam laga bertajuk El Clasico.

Sementara sang rival, CR7 berhasil menjebol gawang Barcelona sebanyak 16 kali, sejak keikutsertaannya dalam laga El Clasico pada tahun 2011. Menariknya, 10 gol yang dibuat oleh mantan pemain Manchester United ini terjadi di Camp Nou. Namun sayangnya, Ronaldo hanya mencatatkan satu assist saja.

Prediksi Line Up Barcelona vs Real Madrid

Barcelona bertindak sebagai tuan rumah, tentu akan menurunkan skuat terbaiknya kala berhadapan melawan Real Madrid. Sang pelatih, Luis Enrique akan menerapkan formasi 4-3-3. Tentu Messi, Suarez dan Neymar berbagi peran di lini serang demi dapat merobek jala gawang lawan.

Tiga gelandang kreatif yang akan menopang MSN yakni Ivan Rakitic, Busquets dan kemungkinan besar Sergio Roberto, lantaran Iniesta masih diragukan untuk tampil. Pique akan memimpin lini belakang yang dibantu oleh Mascherano, Jordi Alba dan Andre Gomes. Untuk urusan penjaga gawang, Enrique mempercayakan M. ter Stegen.

Enrique vs Zidane

Enrique melawan Zidane kala masih menjadi pemain

Real Madrid walau bertindak sebagai tamu, tetap akan menampilkan para pemain terbaiknya. Zizou mengandalkan Karim Benzema di lini serang dalam formasi 4-2-3-1. Cristiano Ronaldo, James Rodriguez dan Lucas Vazquez akan membantu lini serang. Sedangkan dua gelandang bertahan akan diperankan oleh Luka Modric dan Mateo Kovacic.

Lini pertahanan El Real akan diperkokoh oleh Sergio Ramos yang telah kembali fit dan dibantu oleh Pepe, Danilo dan Nacho. Sedangkan di lini paling krusial, Keilor Navas dipercaya menjaga gawang dari serangan pemain lawan.